⚠️ Halaman ini menghubungkan Anda dengan mitra dan pasar afiliasi Atovia. Kami mungkin menerima komisi dari mitra afiliasi untuk aktivitas yang dilakukan melalui tautan ini. Penawaran diskon dapat berubah sewaktu-waktu sesuai kebijakan! Yakinlah, tidak ada biaya tambahan untuk Anda! Kami harap ini menghemat waktu Anda dalam menemukan item yang tepat!
Satu titik kecil di pipi sering disebut “beauty mark”. Di balik titik itu ada proses biologis yang menarik: sel-sel penghasil pigmen berkumpul dan tumbuh di satu tempat. Artikel ini menjelaskan dari mana tahi lalat berasal, kapan biasanya muncul, apa yang dapat membuatnya berubah, dan kapan sebaiknya diperiksakan ke dokter kulit.
- Apa Itu Beauty Mark dan Apakah Sama dengan Tahi Lalat?
- Bagaimana Tahi Lalat Terbentuk di Kulit
- Tahi Lalat Bawaan Lahir dan Tahi Lalat yang Muncul Kemudian
- Kapan Tahi Lalat Biasanya Muncul?
- Pengaruh Hormon saat Pubertas dan Kehamilan
- Pengaruh Sinar Matahari terhadap Jumlah dan Warna Tahi Lalat
- Yang Sudah Diketahui dan Yang Belum Bisa Dipastikan
- Tanda Tahi Lalat yang Perlu Diwaspadai: Panduan ABCDE
- Kapan Harus ke Dokter Kulit
- Jangan Menghilangkan Tahi Lalat Sendiri di Rumah
- Tips Merawat Kulit di Sekitar Tahi Lalat
- Tanya Jawab (FAQ)
- “Beauty mark” adalah istilah sehari-hari untuk tahi lalat di wajah, bukan diagnosis medis resmi.
- Tahi lalat terbentuk ketika sel tumbuh berkelompok di satu titik, sebagian besar berupa melanosit, yaitu sel penghasil pigmen.
- Hormon saat pubertas atau kehamilan dan paparan sinar matahari dapat memengaruhi tampilan tahi lalat, tetapi penyebab satu tahi lalat tidak bisa dipastikan hanya dari satu faktor.
- Tahi lalat baru pada orang dewasa atau tahi lalat lama yang berubah sebaiknya diperiksakan ke dokter kulit.
Apa Itu Beauty Mark dan Apakah Sama dengan Tahi Lalat?
Pada umumnya, ya. “Beauty mark” adalah sebutan sehari-hari untuk tahi lalat biasa yang terlihat di wajah. Secara medis, tahi lalat termasuk jenis nevus (jamaknya nevi). Karena hanya istilah sehari-hari, “beauty mark” bukan nama diagnosis yang baku.
Akibatnya, kata ini kadang dipakai lebih luas, bahkan untuk menyebut bercak gelap lain di wajah. Padahal tidak semua bercak gelap di wajah otomatis berupa tahi lalat. Jika Anda tidak yakin jenis tanda di kulit Anda, dokter kulit dapat membantu memastikannya [S1].
Bagaimana Tahi Lalat Terbentuk di Kulit
Tahi lalat muncul ketika sel-sel kulit tumbuh berkelompok di satu titik, bukan tersebar di seluruh permukaan kulit. Sebagian besar kelompok sel ini terdiri dari melanosit, yaitu sel yang menghasilkan pigmen [S2].
Karena pigmen terkumpul di satu area, titik tersebut tampak lebih gelap daripada kulit di sekitarnya. Itulah sebabnya tahi lalat terlihat seperti noktah kecil yang berbeda dari kulit di sekelilingnya.
Tahi Lalat Bawaan Lahir dan Tahi Lalat yang Muncul Kemudian
Tahi lalat tidak selalu muncul pada waktu yang sama. Ada yang sudah ada sejak lahir, sering disebut tahi lalat kongenital. Ada pula yang baru muncul setelah lahir, disebut tahi lalat didapat atau akuisita [S3].

| Aspek | Bawaan Lahir | Didapat |
|---|---|---|
| Waktu muncul | Sudah ada sejak lahir | Muncul setelah lahir |
| Istilah | Tahi lalat kongenital | Tahi lalat didapat (akuisita) |
| Keterangan singkat | Termasuk salah satu jenis tahi lalat | Termasuk salah satu jenis tahi lalat |
Kapan Tahi Lalat Biasanya Muncul?
Sebagian besar tahi lalat muncul pada masa kanak-kanak dan remaja. Seiring anak tumbuh, tahi lalat yang sudah ada juga dapat ikut membesar [S4].
Pengaruh Hormon saat Pubertas dan Kehamilan
Perubahan hormon, misalnya saat pubertas atau kehamilan, dapat membuat tahi lalat tampak lebih gelap atau lebih besar [S2][S5].
Perubahan ini dapat terjadi karena hormon, namun tetap perlu diamati. Bila Anda ragu, periksakan ke dokter kulit.

Pengaruh Sinar Matahari terhadap Jumlah dan Warna Tahi Lalat
Tahi lalat lebih sering ditemukan di area kulit yang terpapar matahari, dan paparan sinar matahari dapat membuatnya tampak lebih pekat [S2].
Mayo Clinic juga menjelaskan bahwa anak yang kurang terlindungi dari matahari cenderung memiliki lebih banyak tahi lalat [S5].
Meski begitu, penyebab satu tahi lalat tertentu tidak dapat dipastikan hanya dari sinar matahari atau hormon.

Yang Sudah Diketahui dan Yang Belum Bisa Dipastikan
Ringkasnya, berikut pemisahan antara hal yang sudah dijelaskan oleh sumber medis dan hal yang belum dapat dipastikan.
- Sudah diketahui: tahi lalat terbentuk dari sel yang berkelompok, sebagian besar melanosit; ada yang bawaan lahir dan ada yang muncul kemudian; hormon dan sinar matahari dapat memengaruhi tampilannya [S2][S3][S5].
- Belum bisa dipastikan: penyebab tepat dari satu tahi lalat tertentu.
- Yang perlu diingat: tahi lalat umumnya tidak berbahaya, namun perubahan pada tahi lalat perlu diperiksa [S4][S6].
Tanda Tahi Lalat yang Perlu Diwaspadai: Panduan ABCDE
Panduan ABCDE membantu Anda mengamati tahi lalat. Tanda-tanda berikut dapat menjadi alasan untuk memeriksakan diri [S5]:
- A (Asymmetry): bentuk tidak simetris.
- B (Border): tepi tidak rata atau tidak beraturan.
- C (Color): warna beragam dalam satu tahi lalat.
- D (Diameter): ukuran berubah.
- E (Evolving): berkembang atau berubah dari waktu ke waktu.

🛒 Produk Rekomendasi
Perlu diingat, ukuran saja tidak cukup untuk menilai apakah tahi lalat aman atau tidak [S5].
Sebagai saran praktis, Anda dapat memotret tahi lalat lalu membandingkan fotonya dari waktu ke waktu dan mencatat perubahannya. Cara ini hanya membantu pengamatan, bukan untuk menegakkan diagnosis.
Kapan Harus ke Dokter Kulit
Tahi lalat baru pada orang dewasa atau perubahan pada tahi lalat lama dapat menjadi tanda yang perlu diperiksa, termasuk kemungkinan melanoma [S4][S6].
Segera periksakan diri bila tahi lalat:

- membesar,
- terasa gatal,
- berdarah,
- berubah bentuk atau warna [S6].
Bila ragu, periksakan ke dokter kulit.
Jangan Menghilangkan Tahi Lalat Sendiri di Rumah
Membakar atau memotong tahi lalat sendiri berisiko menimbulkan infeksi dan bekas luka [S2][S6].

Tindakan semacam itu juga dapat menunda pemeriksaan kanker kulit, karena tahi lalat tidak sempat dinilai oleh tenaga medis terlebih dahulu [S2][S6].
Langkah yang lebih aman adalah berkonsultasi dan meminta evaluasi dari dokter kulit.
Tips Merawat Kulit di Sekitar Tahi Lalat
- Lindungi kulit dari paparan matahari berlebih, misalnya dengan tabir surya, pakaian, atau topi [S2][S5].
- Amati tahi lalat secara rutin dan catat bila ada perubahan.
- Bila muncul perubahan yang mencurigakan, periksakan ke dokter kulit.
Biasakan memeriksa kulit Anda secara rutin. Jika ada tahi lalat yang berubah atau tahi lalat baru yang membuat Anda ragu, konsultasikan dengan dokter kulit.
Tanya Jawab (FAQ)
Apakah beauty mark sama dengan tahi lalat?
Umumnya ya, sebagai istilah sehari-hari untuk tahi lalat di wajah. Namun “beauty mark” bukan istilah medis yang baku [S1].

Apakah tahi lalat bisa muncul saat dewasa?
Ada tahi lalat yang muncul setelah lahir [S3]. Namun tahi lalat baru pada orang dewasa sebaiknya diperiksakan ke dokter kulit [S4][S6].
Apakah hamil bisa membuat tahi lalat menggelap?
Perubahan hormon dapat membuat tahi lalat tampak lebih gelap atau lebih besar [S2][S5]. Tetap amati perubahannya, dan periksakan bila Anda ragu.
Apakah sinar matahari menyebabkan tahi lalat baru?
Paparan matahari berkaitan dengan jumlah dan warna tahi lalat, tetapi tidak dapat dipastikan sebagai satu-satunya penyebab [S2][S5].
Apakah aman menghilangkan tahi lalat sendiri?
Tidak dianjurkan. Menghilangkan sendiri berisiko infeksi dan bekas luka, serta dapat menunda pemeriksaan kanker kulit. Sebaiknya minta evaluasi tenaga medis [S2][S6].
Daftar Pustaka
- [S1] L’Oréal Paris. “Are Beauty Marks and Moles the Same Thing?” https://www.lorealparisusa.com/beauty-magazine/skin-care/skin-care-essentials/what-is-a-beauty-mark-on-face
- [S2] Cleveland Clinic. “Moles: What They Are, Causes, Types & Examination.” https://my.clevelandclinic.org/health/diseases/4410-moles
- [S3] American Academy of Dermatology (AAD). “Moles: Who gets and types.” https://www.aad.org/public/diseases/a-z/moles-types
- [S4] American Academy of Dermatology (AAD). “Moles: Overview.” https://www.aad.org/public/diseases/a-z/moles-overview
- [S5] Mayo Clinic. “Moles: Symptoms and causes.” https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/moles/symptoms-causes/syc-20375200
- [S6] American Academy of Dermatology (AAD). “When is a mole a problem?” https://www.aad.org/public/diseases/a-z/when-is-a-mole-a-problem
Ingin lebih banyak perbandingan dan panduan belanja?
Bergabunglah dengan komunitas kami
Mengutip artikel ini
Sumber: Atovia (Atovia). https://atovia.kr